(5) PRINSIP PENTING DALAM BEKERJA (USAHA)

AINUL FALAH
0


 (5) PRINSIP PENTING

DALAM BEKERJA (USAHA)


قال الفقيه رحمه الله: من أراد أن يكون كسبه طيبا فعليه أن يحفظ خمسة أشياء؛


Al Faqih yakni Syekh Nashr Assamarqandi, semoga Allah merahmatinya, berkata:


"Barang siapa ingin penghasilannya baik, hendaknya mengingat lima hal;


أولها أن لا يؤخر شيأ من فرائض الله تعالى لاجل الكسب ولا يدخل النقص فيها


Pertama, ia tidak boleh menunda kewajiban-kewajiban Allah SWT demi mencari nafkah, dan tidak boleh pula membiarkan adanya kekurangan dalam melaksanakan kewajiban-kewajiban tersebut.


والثانى لا يؤذى أحدا من خلق الله تعالى لاجل الكسب


Kedua, ia tidak menyakiti ciptaan Allah demi keuntungan dalam bekerja/usaha.


والثالث أن يقصد بكسبه استعفافا لنفسه ولعياله ولا يقصد به الجمع والكثرة


Ketiga, niatnya dalam mencari nafkah adalah untuk memenuhi kebutuhan dirinya dan keluarganya, dan ia tidak bermaksud untuk menumpuk kekayaan.


والرابع أن لا يجهد نفسه فى الكسب جدا


Keempat, ia tidak boleh terlalu memaksakan diri dalam mencari nafkah.


والخامس أن لا يرى رزقه من الكسب ويرى الرزق من الله تعالى والكسب سببا


Kelima, ia tidak boleh menganggap bahwa rezekinya berasal dari pekerjaan/usahanya sendiri, melainkan semata-mata berasal dari Allah SWT, sementara pekerjaan/usaha tersebut hanya sebagai sarana saja."


🔰Kitab Tanbihul Ghafilin, hal. 166

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)